Head

Artikel Opini
Editorial
Hiburan
Hukum
Jokowi
Leader Opinion
Liputan Khusus
Politik
Presiden RI
Profile
Seni dan Budaya
Wawancara Khusus

Translate

Perbedaan Pandangan Politik Sumber Maraknya Konflik

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Koreneles Jalanjinjinay saat memberikan penjelasan mengenai bahaya Radikalisme. (Foto: Gabriel Hartanto)

Penulis: Mihardo Saputro

JAKARTA, suaraumat.com Ketua umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Korneles Jalanjinjinay mengatakan bahwa maraknya konflik yang ada di Indonesia belakangan ini sebenarnya bukan karena perbedaan agama, suku, budaya maupun adat-istiadat, tapi lebih pada perbedaan pandangan politik.

“Memang dalam berdemokrasi hal-hal seperti itu sah-sah saja, tapi persoalannya adalah ketika konflik itu menjadi berkepanjangan dan menjadi konflik horizontal antara masyarakat dengan masyarakat sehingga korbannya masyarakat itu sendiri,” tuturnya.



Korneles Jalanjinjinay berharap pemerintah harus cepat menyelesaikan masalah seperti ini, kalau tidak maka akan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk merebut kekuasaan, baik itu di tingkat daerah maupun nasional.

“Kasus Papua misalnya,  itu juga bagian dari kepentingan, baik itu kepentingan di dalam negeri maupun kepentingan asing, apalagi isu Papua itu sendiri tidak terlepas dari kepentingan asing bagaimana menguasai republik yang sumber daya alamnya melimpah ini,” ujar ketua umum GMKI yang sekaligus tergabung dalam Kelompok Cipayung ini.

Kelompok Cipayung adalah organisasi mahasiswa (ormawa) yang telah lama memberikan perhatian khusus mengenai pentingnya nasionalisme dan menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika. Kelompok Cipayung itu sendiri terdiri dari beberapa organisasi, antara lain HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GMKI, IMM, KMHDI, dan Hikmahbudhi.

“Kampus adalah lingkungan terpelajar yang harusnya bisa memproteksi gerakan-gerakan radikalisme, namun sekarang ini sudah dikuasai oleh kelompok-kelopok tersebut, inilah persoalannya. Lagi-lagi ini adalah musuh bersama, ini PR kita semua dan kita harus meyatakan perang terhadap radikalisme,” katanya di akhir pembicaraan.

***

* Penulis adalah Redaktur Pelaksana di Tabloid Suara Umat

Dilihat 0 kali

No comments:

Post a Comment

Blog Archive

Wikipedia

Search results

Start typing and press Enter to search