Kronologi Maura Magnalia Putri Nurul Arifin Meninggal Karena Henti Jantung

Maura Magnalia Madyaratri (kiri) semasa hidup bersama Ibundanya Nurul Arifin. (Foto: Instagram) Jakarta, SUARAUMAT.COM - Putri Wakil Ketua U...

Maura Magnalia Madyaratri (kiri) semasa hidup bersama Ibundanya Nurul Arifin. (Foto: Instagram)

Jakarta, SUARAUMAT.COM - Putri Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin, Maura Magnalia Madyaratri meninggal dunia. Sang Ibunda membeberkan kronologisnya.

Menurut artis yang sebelum menjadi anggota DPR ini, semalam pukul 01.00 WIB putrinya masih mengobrol dengan Mayong suaminya. Masih chat dengan teman-temannya. 

Nurul menuturkan, sekitar pukul 04.30 WIB, Maura ditemukan di meja makan dalam kondisi tubuh dingin.

Kepada wartawan, di rumah dukanya di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/2/2022), Nurul Arifin menceritakan, saat pembantu mereka bangun, dan mendapati Maura sudah tidur di meja makan, diangkat sudah dingin.

Sementara itu, suami Nurul, Mayong Suryo Laksono mengatakan putrinya mengalami henti jantung mendadak atau sudden cardiac arrest. Maurala sempat dirawat di rumah sakit. 

Henti jantung adalah kondisi fatal di mana jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba akibat gangguan listrik pada otot jantung. 

Kondisi ini membuat jantung tidak bisa berdetak dengan normal dan memicu kondisi aritmia (gangguan detak jantung). 

Akibatnya, berdampak pada distribusi darah ke seluruh tubuh terganggu. Kematian dapat terjadi dalam hitungan menit karena organ-organ dalam yang vital, terutama otak, tidak menerima cukup darah.

Nurul Arifin menjelaskan kalau penyebab penyakit putrinya adalah henti jantung. Lalu mereka membawa ke rumah sakit pukul 05.00 WIB pagi, dan dinyatakan meninggal pukul 05.37 WIB. 

Jadi ada 37 menit. Putrinya sudah lemas dan badannya dingin sejak dari rumah. 

Lebih lanjut Nurul mengatakan, kondisi putrinya memang lagi drop, dan tidak tidur karena sedang mengurusi wisudanya bulan depan. 

Diketahui bahwa putri Nurul Arifin akan lulus dari Sidney University, dia baru saja menyelesaikan gelar masternya atau S2. 

Menurut ibundanya, masih belum tahu bisa atau tidak bisa untuk pergi ke Australia ikut wisuda karena lagi lockdown.

(su/kp)

COMMENTS

BEST MONTH