Anggota Polda Metro Jaya Ditangkap Warga Sorongan Pandeglang

Polda Metro Jaya mengatakan, Brigadir Asep ditangkap warga Desa Sorongan, Cibaliung, Pandeglang, Banten, bersama enam warga sipil yang diduga polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (24/11/2021). (Foto: Mihardo Saputro/SuaraUmat.com)

Jakarta, SUARAUMAT.com - Polda Metro Jaya mengatakan, Brigadir Asep ditangkap warga Desa Sorongan, Cibaliung, Pandeglang, Banten, bersama enam warga sipil yang diduga polisi palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, enam warga sipil itu mengaku sebagai anggota polisi saat hendak menarik sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana.

"Enam warga sipil mengaku anggota Polri saat hendak menarik sepeda motor milik warga," kata Zulpan saat dikonfirmasi, Senin (31/1/2022).

Keenam warga sipil yang ikut ditangkap dalam peristiwa tersebut berinisial DJ, S, AF, F, MI, P, dan B. Saat ditangkap, kata Zulpan, enam warga yang mengaku anggota kepolisian tapi tidak bisa menunjukkan kartu anggota polisi yang resmi.

“Keenam warga sipil yang mengaku sebagai anggota juga tidak bisa menunjukkan KTA Polri,” kata Zulpan.

Saat ini, enam warga sipil yang ditangkap bersama Bripka Asep sedang diperiksa penyidik   Polres Pandeglang. 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membenarkan penangkapan seorang anggotanya oleh warga Desa Sorongan pada Sabtu (29/1/2022).

Anggota bernama Bripka Asep Nuroni ditangkap bersama enam warga sipil saat mencoba menarik sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana.

Menurut Zulpan, Bripka Asep Nuroni bersama enam warga sipil itu hendak menarik sepeda motor milik warga setempat. “Dicurigai menggunakan sepeda motor hasil tindak pidana pencurian,” lanjutnya. 

Warga sekitar yang mengetahui adanya upaya penarikan sepeda motor tersebut kemudian meminta surat tugas dari Bripka Asep dan enam rekannya.

Namun, kata Zulpan, Asep tidak bisa menunjukkan surat tugas. Akibatnya, warga sekitar berang dan langsung mengepung Asep dkk.

“Warga setempat sempat emosi dan mengepung Bripka Asep dan kawan-kawan, serta berusaha menghajar mereka,” kata Zulpan.

Pihak pengelola lingkungan berusaha turun tangan dan langsung menghubungi polisi terkait kejadian tersebut. Bripka Asep dan enam rekannya kemudian diamankan Polres Sipropam Pandeglang.

Setelah itu, Zulpan mengatakan Polres Pandeglang langsung menyerahkan Bripka Asep ke Polda Metro Jaya. Bripka Asep saat ini sedang diperiksa lebih lanjut.

Lanjutnya, Bripka Asep beserta barang bukti langsung diamankan ke Sipropam, Polres Pandeglang, Polda Banten. Kemudian diserahterimakan Subbidprovos Bidpropam Polda Metro Jaya.

(su/kp)

COMMENTS

BEST MONTH