Belajar mengenal tiga Agama Abrahamik; Yahudi, Kristen, Islam

Di Kitab Nabi Yehezkiel 7:1-26 tertulis bahwa periode ketiadaan para nabi adalah merupakan masa penghukuman Tuhan bagi umatNya Bencana demi bencana

Pdt. Fanny Christine Koesuma. (Foto: Dok. Pribadi)

Oleh: Pdt. Fanny Christine Koesuma

SUARAUMAT.com - Semoga sekilas informasi ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan. Dalam agama Kristen, Yesus atau Isa Almasih tidak hanya diakui sebagai Nabi, namun juga Imam Agung, Guru, Juru Selamat, dan Tuhan. Umat Kristen berdoa dalam nama Yesus dan percaya bahwa jika melakukan perintah-perintahNya, maka doa-doa akan dikabulkan.

Kitab-kitab Injil diakui dalam Quran salah satunya tertulis di Quran 3:3

Dia menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, dan menurunkan Taurat dan Injil.

Demikian ayat-ayat Injil yang diberi penekanan:

Injil Matius 7:21-23 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku (Yesus atau Isa Almasih): Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Injil Yohanes 14:21 (Yesus atau Isa Almasih bersabda) Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barang siapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."

Injil Yohanes 15:7 (Yesus atau Isa Almasih bersabda) Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Catatan: 

Di Kitab Yehezkiel dalam Perjanjian Lama, ada ayat yang menarik untuk diangkat, demikian:

Di Kitab Nabi Yehezkiel 7:1-26 tertulis bahwa periode ketiadaan para nabi adalah merupakan masa penghukuman Tuhan bagi umatNya.

Demikian bunyi ayatnya: Yehezkiel 7:26; Bencana demi bencana akan datang, kabar demi kabar akan tersiar. Mereka akan menginginkan suatu penglihatan dari nabi, ....

Dalam Islam dan Yahudi, mereka mengakui bahwa ada yang namanya nabi terakhir. Dalam umat Yahudi, nama nabi terakhirnya adalah Nabi Maleakhi (penulis kitab Maleakhi - kitab terakhir dalam Perjanjian Lama, yaitu ditulis pada sekitar tahun 514 - 456 SM); sedangkan dalam umat Islam, nama nabi terakhirnya adalah Nabi Muhammad (570 - 632 M).

Umat Kristen mengakui adanya masa intertestamental (ketiadaan nabi selama 400 tahun, dari Nabi Maleakhi sampai lahirnya Nabi Yohanes atau Yahya Pembaptis). Dan sampai hari ini umat Kristen mengakui adanya karunia kenabian. Karunia kenabian pada masa Perjanjian Baru berbeda dengan Nabi pada masa Perjanjian Lama.

Sebagai tambahan keterangan perlu diketahui bahwa umat Kristen mengakui adanya kitab-kitab Perjanjian Lama (termasuk di dalamnya Taurat dan Zabur atau disebut Mazmur) dan Perjanjian Baru (termasuk di dalamnya Injil).

Sedangkan umat Yahudi hanya mengakui kitab - kitab Perjanjian Lama.

Untuk memperdalam pengetahuan tentang karunia nabi dan rasul, silakan buka e-book saya, yang berjudul "What Would You Choose to Do to Win The Crown in The Kingdom of God?" Bagian 4 tentang Karunia Rasul, bagian 5 (A - K) tentang Karunia Nabi dalam postingan saya di Instagram.

Sebagai bahan perenungan bersama: apakah umat Yahudi dan umat Islam berada dalam masa penghukuman Tuhan, karena ketiadaannya nabi pada zaman ini?

Happy Valentine's Day!

Pdt. Fanny Christine Koesuma

(Penulis adalah Pendeta yang bergerak dengan karunia kenabian atau penglihatan, seperti yang tertulis dalam kitab Yoel 2:28-29, Kisah rasul 2:17-18, dan I Korintus 14:26-32)

https://www.instagram.com/fani.kurisutin.koesuma

Youtube Premium Channel: fanny christine koesuma.

Editor: Konradus Pfedhu

COMMENTS

BEST MONTH