Bengkalis siap implementasi Kurikulum Merdeka sebagai opsi pemulihan pembelajaran

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kec. Bengkalis Kab. Bengkalis Provinsi Riau menggelar acara Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas

Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Kepala Sekolah Menuju Sukses Implementasi Kurikulum Merdeka. (Foto: Silvia Gaiatry)
BENGKALIS, SUARAUMAT.com - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kec. Bengkalis Kab. Bengkalis Provinsi Riau menggelar acara Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Kepala Sekolah Menuju Sukses Implementasi Kurikulum Merdeka Jumat (25/2/2022).

Silvia Gaiatry,S.Pd., Kepala Sekolah SDN 4 Kec. Bengkalis salah satu panelis dalam acara tersebut. Selain itu hadir juga kepsek dan perwakilan dari 65 SDN dan 2 SDS di Kec. Bengkalis.

Melansir kemdikbud.go.id. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) mengeluarkan kebijakan dalam pengembangan Kurikulum Merdeka yang diberikan kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. 

Kebijakan Kemendikburistek terkait kurikulum nasional akan dikaji ulang pada 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.

Merujuk pada kondisi dimana pandemi covid-19 yang meyebabkan banyaknya kendala dalam proses pembelajaran di satuan Pendidikan yang memberikan dapak yang cukup signifikan. 

Kurikulum 2013 yang di digunakan pada masa sebelum pandemik menjadi satu-satuanya kurikulum yang digunakan satuan Pendidikan dalam pembelajaran. 

Masa pandemik 2020 s.d. 2021 Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Darurat (Kur-2013 yang disederhanakan) menjadui rujukan kurikulum bagi satuan Pendidikan.

Masa pandemik 2021 s.d. 2022 Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat, dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak (SP) dan SMK Pusat Keunggulan (PK).

Galeri foto:





(Sum/kp)

COMMENTS

BEST MONTH