Duh, harga daging meroket, impor dipercepat

Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA)) meminta berbagai pihak terkait segera mempercepat impor daging sapi. Tujuannya adalah untuk

Daging sapi harga meroket, Badan Pangan Nasional minta impor dipercepat. (Foto: Pixabay)
JAKARTA, SUARAUMAT.com - Harga daging sapi menjadi perhatian baik pedagang maupun pemerintah. Apalagi, prediksi kenaikan harga daging akan terus terjadi.

Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) meminta berbagai pihak terkait segera mempercepat impor daging sapi. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan harga dan memenuhi stok dalam negeri.

Hal ini dalam rangka menyambut kebutuhan daging sapi jelang Ramadhan dan Idul Fitri. NFA langsung menggelar Rakor tindak lanjut dengan BUMN Holding Pangan ID FOOD, Pelaku Usaha importir dan distributor daging, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Ketua Umum DPP Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia.

Kepala BNN Arief Prasetyo Adi mengatakan akan mendorong BUMN mempercepat masuknya cadangan daging stok nasional untuk mengatasi masalah daging selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. NFA juga akan mengembangkan skenario untuk memobilisasi potensi daging sapi, menyiapkan pola distribusi baik daging sapi maupun daging sapi potong.

“Saya berharap BUMN juga melakukan operasi pasar, bagaimana harga daging sapi sampai ke end customer (konsumen akhir),” kata Arief dalam keterangannya, Rabu (2/3/2022).

Ini merupakan bagian dari upaya lanjutan stabilisasi harga daging, menyusul pertemuan sejumlah pedagang di lapangan. Arief juga menghadiri rapat koordinasi dengan Kepala Staf Kepresidenan, Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Gabungan Pengusaha Sapi Potong (GAPUSPINDO) dan anak perusahaan BUMN PT Berdikari, Selasa (1/3/2022).

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, Kepala Badan Pangan Nasional bisa segera menindaklanjuti masalah daging sapi, selain itu perlunya pengawasan komoditas daging setiap bulan.

Stok daging

Indonesia memerlukan stok daging sesuai kebutuhan masyarakat. (Foto: Pixabay)
Menurut Arief, ke depan Indonesia perlu memiliki stok daging sesuai kebutuhan masyarakat. Pihak terkait, termasuk NFA, perlu menghitung kebutuhan setiap bulannya dan BUMN akan menindaklanjutinya melalui coldroom daging atau meat coldroom.

“Ini salah satu solusi stabilisasi harga daging di tahun berikutnya. Ini perlu diubah, ditingkatkan, agar tidak ada kejadian berulang setiap tahun,” imbuhnya.

“Pekerjaan saya mempercepat penugasan ke BUMN, selain itu mempercepat harga bagus ke distributor dan pedagang.” dia menyimpulkan.

(Red/Sum)

COMMENTS

BEST MONTH