Jokowi tanam jagung bersama warga Desa Fatuketi Belu NTT

Presiden Jokowi mendorong pemanfaatan teknologi dalam sistem pertanian, terutama di lahan-lahan sulit seperti di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Jokowi tanam jagung bersama warga Desa Fatuketi Belu NTT dalam serangkaian kunjungan kerjanya di NTT
Presiden Joko Widodo berada di lahan pertanian Desa Fatuketi, Belu NTT untuk menanam jagung bersama masyarakat. (Foto: Facebook @Jokowi)


BELU, SUARAUMAT.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis 24 Maret 2022 dengan serangkaian acara, yang salah satunya adalah berkesempatan menaman jagung bersama warga setempat. 

"Saya ke Desa Fatuketi, Kabupaten Belu, sore hari ini untuk ikut menanam jagung bersama masyarakat di lahan yang luas: 53 hektare. Dan ini memang kawasan lumbung pangan yang sedang dikembangkan," tulis Jokowi di akun Facebook Presiden Joko Widodo @Jokowi.

"Untuk lahan seluas itu, dari mana sumber airnya? Ada dua, yakni memanfaatkan sumur air tanah dan aliran air dari Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu yang telah beroperasi sejak 2018 lalu," jelas Jokowi.

Presiden Jokowi juga berencana mengembangkan pola pertanian dengan teknologi yang sama di Kabupaten Belu dan daerah lain. 

"Apabila produksi yang dihasilkan di lahan 53 hektare ini bagus, lahannya akan diperluas sampai 500 hektare, bahkan dikembangkan di daerah lain.

Presiden Jokowi mendorong pemanfaatan teknologi dalam sistem pertanian, terutama di lahan-lahan sulit seperti di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Lihat juga: Presiden Jokowi resmikan Politeknik Ben Mboi Universitas Pertahanan, Atambua Belu

Menurut Presiden, keberanian menggunakan teknologi akan menghasilkan solusi terbaik dalam menangani lahan pertanian yang sulit.

"Saya rasa kalau kita berani menggunakan teknologi, berani mencoba di lahan-lahan yang sulit seperti yang di NTT ini, nanti akan kelihatan semuanya, apa yang perlu diperbaiki, apa yang perlu dikoreksi, dan apa alsintan (alat dan mesin pertanian) yang pas untuk digunakan di daerah seperti NTT ini," kata Presiden Jokowi.

Presiden menjelaskan, dengan memanfaatkan teknologi alsintan diyakini akan memperbaiki kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Belu secara khusus dan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional secara lebih luas.

"Saya meyakini ini akan memperbaiki kesejahteraan masyarakat di NTT khususnya di Kabupaten Belu, tetapi juga akan memperkuat ketahanan pangan nasional kita karena ada lahan-lahan baru yang dibuka seperti di Provinsi NTT, Kabupaten Belu seperti yang kita lihat sore hari ini," tambahnya.

Hadir mendampingi Presiden Jokowi, di antaranya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Belu Agustinus Taolin.

Pewarta: Kun II Editor: Kun

COMMENTS

BEST MONTH