Kapolsek Lahewa Nias Utara pasang listrik gratis bagi nenek buruh kebun dan janda, yang puluhan tahun diterangi lampu teplok

Kapolsek Lahewa Nias Utara pasang listrik gratis bagi nenek buruh kebun dan janda, yang puluhan tahun diterangi lampu teplok dan janda tanpa pekerjaan

Kapolsek Lahewa Nias Utara pasang listrik gratis bagi nenek buruh kebun dan janda, yang puluhan tahun diterangi lampu teplok
Kapolsek Lahewa Ipda Hesena Ziliwu (kedua dari kanan) bersama keluarga nenek Masiria Zalukhu. (Foto: Dok. Istimewa)

NIAS UTARA, SUARAUMAT.com - Hari yang membahagiakan bagi seorang nenek bernama Masiria Zalukhu alias ​​Ina Ganima Gea di Dusun 1 Desa Meafu, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara Kamis (24/3/2022).

Sebelumnya, Ina Ganima menghabiskan puluhan tahun melewati malam dengan penerangan lampu telok di gubuknya yang hampir rubuh.

Ina Ganima hidup dalam kemiskinan dan hanya seorang tukang kebun.

Melihat hal tersebut, Kapolsek Lahewa Ipda Hesena Ziliwu merasa iba dan tergerak nuraninya untuk memberikan bantuan penerangan gratis.

Baca juga: Polres Bogor kerja sama PTPN VIII kelola lahan kosong

Kapolsek juga memerintahkan personel Polsek Lahewa untuk membantu memperlancar pemasangan arus listrik di rumah warga kurang mampu yang tidak memiliki penerangan listrik tersebut.

Selain di rumah Masiria Zalukhu atau ​​​​Ina Ganima Gea, pemasangan arus listrik dilakukan di rumah Ratisa Lase alias ​​​​Ina Rozi Lase, Dusun 1, Desa Holi, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.

"Saya benar-benar terpukul, selama ini kedua pemilik rumah tersebut hanya menggunakan lampu teplok sebagai penerangan seadanya di rumah mereka pada malam hari," ujar Kapolsek.

Kedua penerima bantuan yakni Masiria Zalukhu Ina Ganima Gea sudah menjanda dan memiliki 4 orang anak yang masih sekolah.

"Anak pertama saya Kelas 1 SMK, anak kedua Kelas 1 SMP, anak ketiga Kelas 6 SD dan anak keempat masih TK yang harus saya biayai sendiri," ujar Ina Ganima Gea.

Kata Nenek Ganima, dirinya tidak memiliki kebun atau lahan yang cukup untuk mencari nafkah.

Sehari-hari dia menjadi buruh di kebun orang lain atau menderes karet dengan penghasilan kurang dari Rp. 100.000 setiap minggu.

Ina Ganima pun tinggal di sebuah rumah yang terbuat dari papan, beratap daun rumbia dan berlantai tanah.

Sementara itu, Ratisa Lase atau ​​​Ina Rozi Lase adalah seorang janda dan tidak memiliki anak juga tidak memiliki kebun atau tanah yang cukup sebagai tempat bekerja untuk mencari nafkah tetapi mengharapkan bantuan dari tetangga atau orang lain untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Kapolsek Lahewa, Ipda Hesena Ziliwu dalam keterangannya mengatakan, kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat kurang mampu sesuai dengan program Kapolri yaitu Polri Presisi.

Ipda Hesena Ziliwu dalam keterangannya kepada media mengatakan banyak hal yang bisa dilakukan untuk membantu sesama. Tugasnya sebagai Polri adalah peduli terhadap masyarakat yang kurang mampu dan kesulitan ekonominya.

"Dengan bantuan yang kita berikan berupa pemasangan listrik gratis, setidaknya bisa membantu Ibu Masiria dan Bu Ina agar penerangan di malam hari cukup," pungkasnya.

Masiria Zalukhu Ina Ganima Gea dan Ratisa Lase Ina Rozi Lase menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Polri dan Polres Nias khususnya Polsek Lahewa dan PLN Gunungsitoli atas bantuan dan perhatiannya sehingga rumah mereka telah teraliri listrik.

Pewarta: Kun II Editor: Kun

COMMENTS

BEST MONTH