Ade Armando Babak Belur, Mahfud MD Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan dan Penganiayaan, Jangan Pandang Bulu

Mahfud menceritakan saat ia mendengar hal itu terjadi, ia menyimpulkan tindakan kekerasan ini pasti bukan dari elemen mahasiswa, ini pasti elemen liar

Ade Armando Babak Belur, Mahfud MD Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan dan Penganiayaan, Jangan Pandang Bulu
Menko Polhukam Moh. Mahfud MD. /Foto: Dok.KemenkoPolhukam

JAKARTA, SUARAUMAT.com - Terkait penganiayaan terhadap Dosen Universitas Indonesia (UI) Doktor Ade Armando, mendapat tanggapan dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Moh. Mahfud MD.

Mahfud menceritakan saat ia mendengar hal itu terjadi, ia menyimpulkan tindakan kekerasan ini pasti bukan dari elemen mahasiswa, ini pasti elemen liar yang melakukan. Saat itu juga ia menghubungi Kapolda Metro Jaya Fadil Imran.

"Saya langsung menghubungi Kapolda, saya katakan Polisi di Indonesia itu mampu menangkap orang yang berbuat keji dan pandai menghilangkan jejak. Orang yang memutilasi orang hanya tersisa satu tangan tapi bisa dicari bisa tertangkap. Semua bisa. Ini harus bisa dicari pelakunya," ujar Mahfud dalam keterangannya kepada media di Jakarta.

Baca juga: Ade Armando Babak Belur, Ruhut Sitompul: Ada Kadrun

Apalagi menurut pria kelahiran Madura, saat ini pemerintah sudah punya berbagai instrumen untuk mengetahui siapa berbuat apa.

Hal tersebut disampaikan Mahfud selepas acara Ngabuburit Menko Polhukam bersama para Pemimpin Redaksi Media di kantor Menko Polhukam Jakarta (Selasa, 12/4/2022).

Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan sikap tegasnya terkait peristiwa naas yang menimpa Ade Armando yang juga seorang penggiat media sosial itu. 

Baca juga: Kondisi terkini Ade Armando usai dikeroyok massa demonstran

"Saya minta ke Kapolda, agar pelakunya dicari dan ditindak tegas, jangan pandang bulu dari kelompok apa pun, afiliasi mana pun, harus ditindak tegas dan diumumkan di publik bahwa Anda mampu melakukan, dan barusan kan diberitakan sudah ada beberapa orang yang diduga pelakunya sudah ditangkap," ungkapnya.

Editor: Kun

COMMENTS

BEST MONTH