Ernest Prakarsa Hina Koordinator BEM SI di Metro TV? Adi Supriadi: Mungkin Dia Buzzer Jokowi

Life Coach dan Penggiat Media Sosial, Adi Supriadi menyoroti cuitan Ernest Prakarsa salah seorang aktor, sutradara, pelawak tunggal, presenter,

Ernest Prakarsa Hina Koordinator BEM SI di Metro TV? Adi Supriadi: Mungkin Dia Buzzer Jokowi
Ernest Prakarsa (kanan) dan Adi Supriadi. /Kolase Foto: Suaraumat.com/Kun

SUARAUMAT.com -
Life Coach dan Penggiat Media Sosial, Adi Supriadi menyoroti cuitan Ernest Prakarsa salah seorang aktor, sutradara, pelawak tunggal, presenter, penulis skenario, dan produser film  saat ini.

Dalam cuitannya Ernest Prakarsa diduga menghina Koordinator BEM SI yang videonya di Metro TV viral di segala chanel media sosial. Ernest menyebut bahwa Koordinator BEM SI adalah mahasiswa yang suka minta sumbangan di lampu merah dan menyebut juga bahwa Metro TV salah sumber. 

Hal ini Ernest lakukan menyikapi viralnya video Koordinator BEM SI yang mengkritisi Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) saat ini. 

Baca juga: Tsamara Amany Mundur dari PSI, ini pesannya buat Giring Ganesha

Dalam potongan video tersebut, Kaharuddin Koordinator BEM SI membahas soal janji kampanye Jokowi yang belum terpenuhi hingga sekarang. Dia pun meminta agar Presiden Joko Widodo dan Menteri tak terfokus pada pesta demokrasi di 2024.

Tak hanya itu, Kaharuddin juga menyebut bahwa saat orde baru masyarakat mendapat kesejahteraan dan kebebasan. Dia pun mempertanyakan apakah di era sekarang masyarakat Indonesia sudah mendapatkan kebebasan dan kesejahteraan tersebut secara merata. 

Menyikapi apa yang dilakukan Ernest Prakarsa ini, Adi Supriadi mengatakan bahwa ini adalah upaya memecah fokus mahasiswa yang memiliki 6 tuntutan terhadap Pemerintahan Jokowi. Kemungkinan juga bahwa Ernest Prakarsa adalah buzzer Pemerintah Jokowi saat ini. 

Baca juga: Kemenkop dan UKM dorong digitalisasi usaha mikro di Kuningan Jawa Barat

Melalui Twitter pribadinya, Analis dan Kritikus Masalah Sospol dan Keagamaan itu menyebutkan sindiran Ernest seperti mewakili suara buzzer yang gerah dengan demonstrasi mahasiswa pada 11 April 2022 yang lalu.

"Ini komika memang suka nyeleneh dan terkesan seperti buzzer Jokowi. Selain itu di berbagai kesempatan suka sekali membawa tema lawakan yang rada rasis," ujar Adi Supriadi.

(red/sum/kn)

COMMENTS

BEST MONTH