H Sutardmiji Gencarkan Program Hafiz Quran Di Kalbar, Adi Supriadi: Mungkinkah Program Seperti Ini Dijalankan Bupati Ketapang?

"Saat ini kita mengalami darurat buta huruf Al-Qur’an, walau di Ketapang Kalbar perlu penelitian lebih lanjut setidaknya perlu belajar dari kota-kota

H Sutardmiji Gencarkan Program Hafiz Quran Di Kalbar, Adi Supriadi: Mungkinkah Program Seperti Ini Dijalankan Bupati Ketapang?
Adi Supriadi. /Dok. Pribadi

SUARAUMAT.com - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutardmiji, S.H., M.Hum., meresmikan Gerakan Indonesia Pintar Mengaji yang diselenggarakan di Aula Serbaguna Masjid Raya Mujahidin Pontianak Sabtu sore (16/04/2022) yang lalu.

Gerakan yang diinisiasi oleh Yayasan Al-Izzah Islam Mulia tersebut selaras dengan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mencetak 5.000 hafidz penghafal Al-Quran yang akan disebar ke masjid-masjid untuk menjadi imam serta mengajarkan membaca Al-Quran kepada masyarakat sekitar.

Baca juga: Sedekah Yusuf Mansur menuai kontroversi, begini kata Gus Miftah 

Menyikapi Program Gerakan Indonesia Pintar Mengaji ini, Adi Supriadi, Politisi PKS Kabupaten Ketapang mempertanyakan apakah mungkin program serupa bisa juga dilakukan Bupati Ketapang, karena Program ini bagus untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an. 

"Jika saat ini, Pemprov Kalbar bisa punya pogram Penghafal Qur’an sekitar 7.346 anak dengan rata-rata sudah di atas 15 juz. Saya hanya ingin bertanya, apa mungkin program seperti ini bisa dilakukan Bupati Ketapang? "tanya Adi Supriadi.

Adi Supriadi berharap pertanyaan ini sampai ke Bupati Ketapang, Martin Rantan yang saat ini sedang menjabat. 

Baca juga: Gebrakan Iran Arifin dan Sarah Azzahra bersama para sahabat menyapa lebih dekat kepada rakyat

"Saat ini kita mengalami darurat buta huruf Al-Qur’an, walau di Ketapang Kalbar perlu penelitian lebih lanjut setidaknya perlu belajar dari kota-kota besar yang saat ini banyak calon mahasiswa yang tidak bisa membaca Al-Qur’an," bebernya. 

Menurut politisi yang juga seorang Da'i itu, setidaknya gerakan ini harus lebih diperhatikan oleh MUI dan Departemen Agama Ketapang agar bisa memastikan, lulusan SD wajib mendapat Sertifikat Lulus Buta Huruf Al-Qur’an atau dipastikan sudah lancar membaca Al-Qur’an.

Editor: Kun

COMMENTS

BEST MONTH