Tidak mau ungkap dalang megakorupsi Hambalang, Angelina Sondakh: Saya takut!

"Keanu segalanya bagi saya, aku hanya butuh dia, its oke, aku bilang sama Keanu walaupun, mungkin Keanu nggak percaya dan itu hal yang sangat

Tidak mau ungkap dalang mega korupsi Hambalang, Angelina Sondakh: Saya takut!
Tidak mau ungkap dalang megakorupsi Hambalang, Angelina Sondakh: Saya takut! Angelina Sondakh usai menjadi saksi kasus dugaan korupsi alkes RS Khusus Pendidikan Kedokteran di Universitas Udayana dan kasus proyek Wisma Atlet Palembang di Pengadilan Tipikor, Jakarta (30/8). /Foto: Dok. Istimewa

JAKARTA, SUARAUMAT.com - Mantan politikus Partai Demokrat (PD), Angelina Patricia Pinkan Sondakh tak kuasa menahan air mata saat ditanya mengapa tak mengungkap dalang megakorupsi wisma atlet Hambalang yang menyeret dirinya masuk bui itu.

Angelina pun mengaku takut dan khawatir dengan keselamatan anaknya, Keanu Massaid.

Hal itu disampaikan Angelina Sondakh saat menjadi tamu dalam acara talk show 'Rosi' yang ditayangkan Kompas TV, Kamis (31/3/2022).

Awalnya, Angie, sapaan akrab Angelina Sondakh, ditanyai oleh pembawa acara Rosiana Silalahi soal alasan tidak mengungkap dalang megakorupsi proyek Hambalang di pengadilan.

"Mengingat kembali apa yg dikatakan Opa, ayah Angie, saya baca Opa mengatakan bahwa 'saya tahu ada mastermine disitu', 'seorang aktor besar yang menjerumuskan anak saya', 'mempromosikan anak saya, tapi justru menjerumuskan anak saya'. Opa sendiri tidak ingin menyebutnya, kenapa Angie tidak menyebutnya dalam persidangan?" tanya Rosiana.

"Saya takut, saya masih berpikir Keanu harus selamat, Opa harus selamat, dan kalau saya dibilang penakut, saya terima," ungkap Angie dengan suara bergetar dan menangis.

"Karena saya ingin lebih melihat Keanu tumbuh besar, normal, tanpa ketakutan juga di Keanu, saya single parent, kakak ku meninggal, karena pada kenyataannya, saya menjalani ini sendirian. Dan aku kan, aku takut," sambung Angie.

Mantan Puteri Indonesia 2001 itu mengungkapkan, Keanu merupakan segalanya bagi dirinya.

Meski, saat ini dia harus menerima kenyataan bahwa anaknya Keanu belum bisa mempercayai sepenuhnya.

"Keanu segalanya bagi saya, aku hanya butuh dia, its oke, aku bilang sama Keanu walaupun, mungkin Keanu nggak percaya dan itu hal yang sangat menyanyakitkan bagiku, tapi saya berharap suatu hari nanti kebenaran akan terungkap," kata Angie.

"Aku sudah tidak punya dendam kepada siapa pun juga, aku hanya ingin kebenaran itu hanya untuk anak saya. Aku hanya ingin anak saya percaya pada saya. Itu aja," tambahnya.

Rosiana kembali melontarkan pertanyaan perihal aktor megakorupsi Hambalang itu.

"Kenapa, kalau kamu mengatakan aktor, the big actor, dibelakang megakorupsi Hambalang ini, itu akan harga bayarannya adalah keselamatan Keanu?" tanya Rosiana lagi.

Angie mengatakan, bahwa dirinya tidak pernah secara terang-terangan menyebut ada aktor besar di belakang megakorupsi proyek Hambalang.

Namun, dirinya hanya memiliki perasaan yang besar atas keselamatan anaknya, Keanu.

"Saya tidak mengjudge, ataupun tidak mau mengatakan, yes there is. Saya nggak pernah bilang ini ada kekuasaan besar dan ist my fealing," ucap Angie.

"Ketakutan itu ada di dalam aku. Artinya, nggak ada yang bisa korupsi sendiri, saya ini siapa? Saya hanya orang yang datang dari Manado, masuk ke politik, logika, enggak akan masuk akal, tetapi pentingkah, rasanya sudah usang juga," jelasnya.

Diketahui, Angelina Sondakh sebelumnya terjerat kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011 di Jakabaring, Palembang.

Pada persidangan tingkat pertama, ia dihukum 4,5 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

Angelina kemudian mengajukan banding, tetapi ditolak. Hukumannya tetap sama.

Lalu pada tingkat kasasi, hukumannya diperberat berkali lipat.

Majelis kasasi yang dipimpin Artidjo Alkostar (almarhum) menghukum Angelina dengan 12 tahun penjara.

Majelis hakim kasasi menilai Angelina terbukti menerima suap hingga Rp 12,5 miliar dan USD 2.350.000.

Tak terima dengan hukuman itu, ia kemudian mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Upaya hukum itu berbuah saat PK dikabulkan oleh Mahkamah Agung.

Alhasil, hukumannya pun dipotong, tetapi hanya 2 tahun penjara, sehingga hukumannya menjadi 10 tahun penjara.

Dalam pertimbangannya, hakim PK menilai uang yang diterima Angie hanya Rp 2,5 miliar dan USD 1.200.000, sehingga hukumannya pun disesuaikan.

Angelina mendekam di penjara sejak 27 April 2012 dan kemudian bebas pada 3 Maret 2022 lalu.

(Red/Sum)

COMMENTS

BEST MONTH