Andi Sinulingga: Jakarta tanpa Ahok jauh lebih baik, Seolah-olah Ahok Nabi besar?

Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KW), Andi Sinulingga, ikut mengomentari konflik internal di lingkungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kian

Penulis: Konradus Pfedhu

Andi Sinulingga (kiri) dan Giring Ganesha. (Kolase Foto: Suaraumat.com/kp)

SUARAUMAT.com -
Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KW), Andi Sinulingga, ikut mengomentari konflik internal di lingkungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kian memanas. Hal itu ditengarai oleh aksi DPP PSI yang dinilai kerap menyerang kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Melalui akun Twitter pribadinya, Andi Sinulingga seolah ingin membungkam DPP PSI dengan melakukan serangan balik narasi-narasi yang kerap menjatuhkan Anies Baswedan.

Dalam cuitan panjangnya, Andi Sinulingga menganggap DPP PSI tak lebih dari martil/palu. Menurutnya, mereka hanya bisa memukul Anies Baswedan, tapi tidak bisa menjatuhkannya.

BACA JUGA: Media Sosial panggung personal branding politisi zaman sekarang, Puan ingatkan hal ini!

Pasalnya, menurut Andi, serangan demi serangan yang dilakukan DPP PSI membuktikan kalau mereka tidak bisa menerima kekalahan Ahok dalam Pilgub DKI 2017.

"Bagi saya @psi_id itu hanya sebatas martil utk memukul Anies saja. Kekalahan ahok sangat menyakitkan bagi mrk, banyak mimpi pun sirna, termasuk reklamasi. Mrk politisasi kekalahan itu utk isu kampanye busukin Anies ditengah2 masyarakat pada pileg 2019,” tulis Andi melalui akun Twitter @AndiSinulingga, dikutip Jumat, 6 Mei 2022.

Namun di sisi lain, Andi sendiri juga mengakui kehebatan aktor di balik kehadiran DPP PSI yang mampu menanamkan rasa dendam pada anak-anak muda terhadap Anies Baswedan.

BACA JUGA: Gerakan Mengajar Desa Nusantara di mata Shafa Azahra Siregar: Valuable banget!

"Harus saya akui, aktor2 dibalik layar itu hebat, mrk bisa pupuk kemarahan anak2 muda itu jadi api dendam pd Anies dgn tuduhan2 politisasi ayat-ayat yg justru ahok & para pendukungnya yg melakukan dua hal itu, kita bisa buka kembali rangkaiannya jika benar ingin melihat kebenaran," ungkapnya.

Andi kemudian menepis narasi provokatif tentang Jakarta yang akan berubah menjadi Suriah jika Anies memimpin. Pasalnya, wajah Jakarta saat ini justru terlihat damai dan harmonis.

"Coba lihat wajah Jakarta hari ini, tak tampak kayak Suriah seperti yg selalu dinarasikan kalau Anies menang, Jakarta akan seperti Suriah. Justru sebaliknya, Jakarta damai dan harmoni, Adil. Coba dengar bagaimana pendapat mereka2 yg non muslim apakah terdiskriminasikan oleh Anies?" tegasnya.

Sehingga, kata Andi, narasi yang mereka bangun tentang Jakarta tanpa Ahok bakal hancur pada kenyataannya tidak terbukti. Sebaliknya, Jakarta jauh lebih bagus tanpa Ahok.

BACA JUGA: Ustaz Abdul Somad: Rokok Haram, Gus Baha: Rokok Tidak Haram, Punya Logika Sendiri

"Mereka bangun narasi bahwa Jakarta tanpa ahok akan hancur, apa yg di bangun ahok akan hancur, seolah2 ahok itu nabi besar yg membangun dan memperbaiki, sementara yg lain itu hanya bisa merusak. Fakta membuktikan, Jakarta justru jauuh lebih baik tanpa ahok, jauh lebih bagus," lanjut Andi lagi.

Andi bahkan menyebut DPP PSI bermain standar ganda atau politik bermuka dua. Artinya, meski sebagian pendukung Ahok mengakui keberhasilan kinerja Anies, mereka tetap menganggap warga DKI Jakarta bodoh yang mengakui gubernur telah menjalankan tugasnya yakni bekerja dengan baik.

"Meski sebagian para pendukung ahok itu mengakui kinerja pemprov DKI yg di pimpin Anies, kelihatannya tidak begitu bagi @psi_id, mereka tetap kelihatan membabi buta menyerang dan bahkan tidak lagi malu memfitnah, sekali lagi memfitnah sesuatu yg justru tidak dilakukan Anies," sebut Andi Sinulingga.

Terlepas dari semua ketegangan yang meningkat, dia bersyukur bahwa kritik PSI Jakarta terhadap Ketua Umum Giring Ganesha dan jajarannya membuktikan bahwa tidak semua kader PSI menyimpan dendam terhadap Anies Baswedan.

Andi juga menyebut sejumlah fitnah dari PSI, seperti dugaan korupsi hingga kepuasan warga DKI Jakarta.

BACA JUGA: Ini sosok Budi Santosa Purwokartiko, Rektor ITK terkait Postingan Manusia Gurun yang diduga Rasis

"Atas nama kerja2 rakyat mereka posisikan seolah2 Anies itu orang yg tak bisa dipercaya dan berpotensi utk mencuri uang takyat jika tidak di awasi. Kocaknya, narasi2 itu justru lebih banyak disuarakan oleh DPP @psi_id yg seharusnya melakukan kontrol yg sama pada pemerintah pusat," ungkapnya.

"Lihat hasil survey beberapa lembaga, terakhir populi center misalnya merilis 86 persen warga Jakarta puas dgn kinerja Anies dan itu jauh lebih baik dari capaian2 Ahok. Dari survey ini bisa di simpulkan sebagian besar pemilih ahok dulupun terbuka pikirannya dan mengakui hal tsb," pungkas pria bernama lengkap Andi Harianto Sinulingga.

[kp]

COMMENTS

BEST MONTH