Bangsa Indonesia Terbentuk Dari Masyarakat Gotong Royong, Bagian VI: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 Bukti Sahih Sejarah dan Kekuatannya

Pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia diwakili Soekarno dan Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Tanggal 18 Agustus 1945 Negara-Bangsa

Bangsa Indonesia Terbentuk Dari Masyarakat Gotong Royong, Bagian VI: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 Bukti Sahih Sejarah dan Kekuatannya
Dr. Merphin Panjaitan, M.Si. [Foto: Suaraumat.com/Kun]

Oleh: Dr. Merphin Panjaitan, M.Si

SUARAUMAT.com - Pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia diwakili Soekarno dan Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Tanggal 18 Agustus 1945 Negara-Bangsa Republik Indonesia didirikan, dengan menetapkan UUD 1945 dan memilih Soekarno menjadi Presiden dan Hatta menjadi Wakil Presiden.

Sejak proklamasi kemerdekaan Indonesia, bangsa Indonesia bangun dari tidur lamanya, muncul ke permukaan sebagai bangsa merdeka yang mendirikan suatu negara berdaulat. 

Kesadaran nasional membuat masyarakat Nusantara berubah menjadi satu bangsa, yakni bangsa Indonesia; dan sebagaimana layaknya bangsa-bangsa lain, bangsa Indonesia berhak mendapatkan kemerdekaannya, dan mendirikan suatu negara berdaulat. 

Bangsa Indonesia mendirikan negara Republik Indonesia sebagai wadah kehidupan bersama, dimana semua warganya dapat hidup dan berkembang sebagai warga negara merdeka yang memiliki hak, kewajiban dan tanggung jawab yang sama.

Dalam persiapan kemerdekaan Indonesia ikut serta beberapa tokoh Kristen, antara lain: Mr. Johannes Latuharhary sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dan Gubernur Maluku yang pertama; Mr. A.A. Maramis sebagai anggota BPUPKI; dan Dr. G.S.S.J. Ratu Langie sebagai anggota PPKI dan Gubernur Sulawesi yang pertama. 

Pada tanggal 17 Agustus 1945: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pembukaan UUD 1945 ditetapkan dalam Sidang PPKI pada 18 Agustus 1945, dan dalam sidang tersebut terjadi penghapusan tujuh kata dari draf sila pertama Pancasila, dan hasilnya sila pertama Pancasila berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. 

Penghapusan itu adalah usulan para pejuang dari Indonesia Timur, dan banyak yang menyatakan bahwa pahlawan tersebut adalah G.S.S.J.Ratu Langie.

Revolusi Indonesia dimulai dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, di Jakarta; dan sejak itu, kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan Indonesia bergerak dan berubah cepat. 

Pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia diwakili Soekarno dan Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia; 18 Agustus 1945 negara-bangsa Republik Indonesia didirikan, dengan menetapkan UUD 1945 dan memilih Soekarno menjadi Presiden dan Hatta menjadi Wakil Presiden.
Bangsa Indonesia Terbentuk Dari Masyarakat Gotong Royong, Bagian VI: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 Bukti Sahih Sejarah dan Kekuatannya
Soekarno adalah anugerah Tuhan bagi Indonesia, kalau bukan karena kemampuannya membaca semua situasi saat itu, mungkin Indonesia tidak akan pernah merdeka. (Foto: Ilustrasi)

Sejak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, bangsa Indonesia bangun dari tidur lamanya, muncul ke permukaan sebagai bangsa merdeka yang mendirikan suatu negara berdaulat. 

Kesadaran nasional membuat masyarakat Nusantara berubah menjadi satu bangsa, yakni bangsa Indonesia; dan sebagaimana layaknya bangsa-bangsa lain, bangsa Indonesia berhak mendapatkan kemerdekaannya, dan mendirikan suatu negara berdaulat. 

Penderitaan bersama di bawah kekuasaan Hindia Belanda yang diskriminatif, melecehkan, menghina, eksploitatif dan tidak adil, menyadarkan bangsa Indonesia untuk bangkit dan bergerak bersama melawan penguasa penjajah. 

Masyarakat gotong royong berkembang menjadi bangsa Indonesia, yang merdeka dan bermartabat, sederajat dengan bangsa-bangsa lain; dan mendirikan satu Negara-Bangsa, yakni Republik Indonesia.

BERSAMBUNG...

Editor: Kun

COMMENTS

BEST MONTH