Mabes Polri Periksa Kontainer Briptu HSB Terkait Penyelundupan

Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Kaltara) meminta bantuan Mabes Polri untuk membantu pemeriksaan kontainer milik oknum polisi Briptu HSB

Mabes Polri Periksa Kontainer Briptu HSB Terkait Penyelundupan
Ditkrimsus Polda Kaltara memeriksa 17 kontainer milik Briptu HSB berisikan baju bekas asal Malaysia di Pelabuhan Malundung Tarakan. [Foto: Ditkrimsus Polda Kaltara]

SUARAUMAT.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Utara
(Kaltara) meminta bantuan Direktorat IV Reserse Narkoba Mabes Polri untuk membantu pemeriksaan kontainer milik oknum anggota polisi, Briptu HSB.

“Kita akan meminta bantuan dari Direktorat IV Narkoba untuk membantu kita dengan peralatannya untuk melakukan scanning terhadap 17 kontainer tersebut,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) AKBP Hendy F Kurniawan di Tarakan, Senin 9 Mei.

Tim yang dibentuk oleh Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya membentuk tim khusus gabungan Direktorat Reskrimsus, Polres Bulungan dan Polres Tarakan.

Saat ini pengecekan kontainer dengan menggunakan dua unit K-9 dari Polda Kalimantan Timur dan satu unit K-9 Bea Cukai, di Pelabuhan Malundung, Tarakan, untuk mencari dugaan ada narkoba dalam 17 kontainer yang berisi pakaian bekas.

"Makanya kita intens-kan untuk membuktikan adanya dugaan tersebut. Kita hasilnya belum menemukan," kata Hendy dikutip Antara.

Kontainer tersebut ditahan atas dugaan kasus bisnis pakaian bekas ilegal yang sedang ditangani Polda Kaltara, diduga melibatkan HSB.

Pemeriksaan dilakukan untuk membuktikan indikasi adanya narkoba dalam kontainer tersebut berdasarkan alat bukti petunjuk yang didapat tim.

Selain itu, Tim khusus Polda Kalimantan Utara berhasil mengamankan sembilan speedboat milik HSB yang ditangkap karena kepemilikan tambang emas liar berlokasi di Desa Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan.

Saat ini, lima tersangka telah ditahan di Polres Bulungan, yakni HSB, MU, BS, MI dan M, sedangkan satu orang masih buron.

Mereka dijerat dengan Pasal 112 Junto Pasal 51 ayat (2) UURI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan sebagaimana telah diubah dengan UURI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Pasal 51 ayat (2) Halaman 287.

Dan Junto Pasal 2 ayat (3) Huruf d Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 tentang Barang Dilarang Ekspor dari Barang Dilarang Impor dan Pasal 10 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Polda Kaltara juga berkoordinasi dengan Deputi Bidang Pemberantasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan aliran dana ke beberapa pihak dari HSB.

[red/kn]

COMMENTS

BEST MONTH