Tifatul Sembiring Kritik Mahfud MD Soal LGBT, Balasan Mahfud MD: Antum di DPR yang Tak Sahkan

Ustadz, baca dulu utaz saya. Saya sudah usul sejak 2017 agar LGBT dan Zina segera dihukumkan di KUHP...

Tifatul Sembiring Kritik Mahfud MD Soal LGBT, Balasan Mahfud MD, Antum di DPR yang Tak Sahkan
Tangkapan layar postingan Mahfud MD balas kritik Tifatul Sembiring soal LGBT. (Foto: Twitter Tukangrosok_)

Penulis: Kun

SUARAUMAT.com - Anggota Fraksi PKS di DPR, Tifatul Sembiring, mengkritik Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkait konten pasangan LGBT di podcast Deddy Corbuzier.

Tifatul Sembiring juga menegaskan kepada Mahfud MD bahwa berdasarkan sila pertama Pancasila, yaitu Keyakinan YME, Indonesia sebagai negara beragama tidak mengizinkan LGBT.

Sontak, Mahfud MD menanggapi kritik Tifatul dengan menyebut DPR yang hingga kini belum mengesahkan hukuman LGBT melalui KUHP.

Tangkapan layar postingan Tifatul Sembiring yang mengkritisi Mahfud MD dan balasan unggahan Menkopolhukam tersebut viral di media sosial usai diunggah pengguna Twitter Tukangrosok_, sebagaimana terlihat pada Kamis, 12 Mei 2022. Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyindir Tifatul yang menurutnya 'kena tampol' dari Mahfud MD soal LGBT.

"Yang penting nyinyir dulu biar kelihatan salah pemerintah. Padahal semua itu salah. PKSejahtera sendiri. tifsembiring kena tampol Prof mohmahfudmd," cuit netizen Tukangrosok_.

Dilihat dari tangkapan layar, tampaknya Tifatul Sembiring awalnya menanggapi artikel berita berjudul 'Konten LGBT Deddy Corbuzier Tuai Kritik, Mahfud MD: Ini Negara Demokrasi'. 

Tifatul Sembiring Kritik Mahfud MD Soal LGBT, Balasan Mahfud MD, Antum di DPR yang Tak Sahkan
Tangkapan layar cuitan akun tukangrosok_. [Twitter Tukangrosok_]

Menanggapi pernyataan Mahfud MD dalam isi artikel berita tersebut, Tifatul juga menyatakan bahwa memang secara hukum Indonesia adalah negara demokrasi.

Namun, kata Tifatul, dalam Sila Pertama Pancasila adalah Ketuhanan YME dimana Indonesia adalah bangsa yang religius. Karena itu, Tifatul menegaskan bahwa tidak ada satu agama pun yang membolehkan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT.

"Maaf Prof. mohmahfudmd secara hukum memang begitu. Masalahnya adalah nilai bangsa. Sila pertama itu Ketuhanan YME, artinya bangsa Indonesia ini beragama. Dan tidak ada agama yang membolehkan LGBT. Harap Prof. jadi mizholah nilai-nilai bangsa," ujar Tifatul Sembiring.

Menanggapi kritikan Tifatul, Mahfud juga menegaskan bahwa sejak 2017 ia telah mengusulkan agar LGBT dan perzinahan segera dihukumkan dalam KUHP.

"Ustadz, baca dulu utaz saya. Saya sudah usul sejak 2017 agar LGBT dan Zina segera dihukumkan di KUHP," ungkap Mahfud dalam cuitannya.

Namun, menurut Mahfud, sampai saat ini Tifatul Sembiring sebagai anggota DPR RI belum kunjung mengesahkan hukum pidana KUHP terkait LGBT dan perzinaan itu.

"Tapi Antum di DPR tak kunjung mengesahkan," tegas Mahfud MD kepada Tifatul Sembiring yang juga mantan menteri komunikasi dan informatika era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia juga menegaskan, pihaknya tidak bisa menempuh jalur hukum terhadap LGBT jika KUHP belum disahkan DPR.

"Kita tak bisa melakukan tindakan hukum heteronom kalau belum dihukumkan. Kita hanya mengandalkan sanksi otonom," tutur Prof. Mahfud yang juga mantan ketua Mahkamah Konstitusi.

Lebih lanjut, Menkopolhukam kelahiran Sampang Madura itu pun mempertanyakan kepada Tifatul Sembiring kapan KUHP terkait hukuman LGBT itu akan disahkan. 

"Kapan itu disahkan R-KUHP? Kita tunggu," ucapnya.

[Sum/kn]

COMMENTS

BEST MONTH