Ternyata Foto Indah Pura Lempuyang hanya Trik Kamera. Percaya?

  Gapura Pelataran Agung Pura Lempuyang. [Foto: Suaraumat.com/Ado]  Penulis: Mihardo Saputro BALI, SUARAUMAT.com -  Tren berfoto di tempat-t...

 

Gapura Pelataran Agung Pura Lempuyang. [Foto: Suaraumat.com/Ado] 

Penulis: Mihardo Saputro

BALI, SUARAUMAT.com - Tren berfoto di tempat-tempat yang unik dan instagramable kemudian membagikannya di akun social media nampaknya sudah menjadi hal yang wajib dilakukan oleh anak-anak muda melineal saat ini, khusunya ketika mereka melakukan perjalanan wisata ke suatu daerah.

Berbicara tempat wisata di Indonesia, Bali tentunya menjadi salah satu destinasi primadona untuk menghabiskan liburan. Salah satu tempat yang sedang hits adalah Pelataran Agung Pura Lempuyang, tepatnya di gapura yang menghadap langsung ke Gunung Agung.

Berpose di tengah gapura setinggi empat meter, dengan ‘pantulan’ seperti di atas danau, menghasilkan foto yang luar bisa indah serta memiliki daya tarik yang luar biasa. Melalui daya Tarik inilah berfoto di Pelataran Agung Pura Lempuyang menjadi ‘buruan’ wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Pura Agung Lempuyang. [Foto: Suaraumat.com/Ado] 

Tapi tahukah kalian, bahwa efek danau yang biasa kita lihat dari hasil jepretan foto di Pelataran Pura Lempuyang adalah trik kamera belaka. Pantulan bayangan seperti danau yang kita lihat itu berasal dari kaca yang ditaruh di bawah smartphone.

Walau demikian, tidak dipungkiri bahwa panorama di seputar Pura Lempuyang memang indah, apalagi jika bertepatan dengan sunset atau sunrise.

Tidak hanya di Pura Lempuyang, di sepanjang jalan menuju Pura Lempuyang yang penuh dengan kelokan dan tanjakan tajampun kita disuguhkan pemandangan-pemandangan indah, baik itu persawahan, lembah maupun agungnya Gunung Agung.

Gapura Pelataran Agung Pura Lempuyang dengan Banckground Gunung Agung di belakangnya
 [Foto: Suaraumat.com/Ado] 

Jarak Pura Lempuyang dari kota Denpasar sekitar 54 kilometer dan bisa ditempuh dengan estimasi waktu kurang lebih 2 jam.

Ketika sudah tiba di shuttle bus, kita harus memarkirkan kendaraan kita di tempat ini dan perjalanan selanjutnya kita gunakan bus yang sudah disediakan dengan membayar uang sebesar Rp 45 ribu PP dari parkir bawah ke atas.

Setelah tiba di dekat lokasi Pura Lempuyang, kita juga masih harus berjalan kaki kurang lebih 5 menit. Jika kita malas berjalan kaki, banyak juga warga sekitar yang menawarkan jasa ojek dan kita harus mengeluarkan uang Rp. 10 ribu untuk jasa ojek PP dari lokasi loket sampai ke Pura Lempuyang.

Untuk bisa masuk ke area Pelataran Agung Pura Lempuyang kita juga akan diciprati air suci oleh petugas, baru kemudian kita bisa berfoto sesuka hati, tentunya dengan tidak mengabaikan peraturan dan tata tertib yang sudah diberitahukan di bawah.

[Sum/ms]


COMMENTS

BEST MONTH