Proposal Damai Garuda disetujui Kreditur, Ini isinya!

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen untuk memenuhi komitmen yang tertuang dalam proposal perdamaian yang diajukan kepada kreditur...

Proposal Damai Garuda disetujui Kreditur, Ini isinya!
Anne Avantie Desainer Kondang Indonesia merancang seragam Pramugari Garuda Indonesia, tampak dalam foto rancangannya dikenakan oleh para Pramugari Garuda Indonesia. (Foto: Dok. Anne Avantie)

JAKARTA, SUARAUMAT.com -
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen untuk memenuhi komitmen yang tertuang dalam proposal perdamaian yang diajukan kepada kreditur. Usulan proposal tersebut disetujui oleh 347 kreditur dan 365 kreditur yang menghadiri pemungutan suara atau voting Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada Jumat (17/6).

"Akhirnya kami berhasil menghasilkan sebuah proposal perdamaian yang alhamdulillah diterima oleh lebih dari 95 persen yang hadir. Ini menunjukkan kepercayaan yang sangat tinggi para kreditur terhadap rencana ke depan Garuda dan proposal perdamaian Garuda," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada media di Jakarta, Jumat (17/6).

Proposal perdamaian yang diajukan Garuda kepada kreditur memuat beberapa klasifikasi.

Pertama, Garuda akan membayar lunas utang dalam Daftar Piutang Tetap (DPT) kepada lessor, finance lessor, vendor Perawatan, Perbaikan, dan Operasi (MRO), produsen pesawat dan vendor lain yang berjumlah di bawah Rp255 juta. Pembayaran akan dilakukan dengan arus kas perusahaan secara prorata.

Kedua, untuk utang berjumlah Rp255 juta ke atas, sukuk lessor itu akan memperoleh utang baru sebesar US$825 juta dan saham senilai US$330 juta.

Ketiga, untuk pihak bank dan perusahaan BUMN utang maupun pinjaman akan diperpanjang selama 22 tahun, dengan bunga 0,1 persen per tahun.

"Itu adalah proposal perjanjian kita. Sekitar 97 persen setuju," sebut Irfan.

Selain itu, ia menambahkan utang Garuda sebesar Rp142 triliun telah turun 80 persen menjadi sekitar Rp113,6 triliun setelah proposal disetujui.

Irfan berencana menjalankan rencana bisnis yang akan menghasilkan lebih banyak profit dengan fokus pada penerbangan domestik. Meski begitu, sambungnya, hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa Garuda dapat melakukan penerbangan internasional.

"Kami akan tetap melayani rute internasional, umrah, haji tapi kami akan tetap fokus ke kargo. Jadi rute internasional hanya akan kami terbangkan bila menguntungkan," ujar Irfan.

Saat ini, sambung Irfan, perseroan memiliki sekitar 70 pesawat dalam armadanya. Namun, perusahaan masih perlu waktu untuk memperbaiki beberapa pesawat hingga dapat diterbangkan.

"Kami dan para lessor sudah memperoleh kesepakatan dan pesawat yang serviceable bisa kami siagakan dan terbangkan melayani kebutuhan publik," tutup Irfan.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menang tahapan pemungutan suara atau voting dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Dalam voting tersebut, 347 kreditur atau 95,07 persen menyetujui proposal perdamaian dari jumlah kreditur konkruen yang hadir dengan total suara sebanyak 12.162.455. Rapat itu dihadiri 365 kreditur dengan total jumlah hak suara 12.479.432. 

#NewsUpdate #Berita #BeritaTerbaru #beritaterkini #BeritaTerpopuler #news #SuaraUmat #suaraumat #suaraumatnews #suaraumatTV #griyamedianusantara #beritaviral #beritahariini

Editor: Konrad
Sumber: CNNindonesia.com

COMMENTS

BEST MONTH