Ridwan Kamil: Tahun ini ada ratusan sekolah yang siap membebaskan siswa miskin di Jabar

Kabar gembira datang dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil untuk anak-anak kurang mampu. Menurut informasi, akan ada ratusan sekolah swasta...

Ridwan Kamil: Tahun ini ada ratusan sekolah yang siap membebaskan siswa miskin di Jabar
Ilustrasi sejumlah siswa sekolah melintasi pematang sawah. [Foto: Antara Foto/Muhammad Adimaja]

SUARAUMAT.com -
Kabar gembira datang dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil untuk anak-anak kurang mampu. Menurut informasi, akan ada ratusan sekolah swasta di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat yang siap menampung siswa miskin secara gratis yang tidak lulus Penerimaan Siswa Baru (PPDB) setara SMA/SMK Negeri dan sederajat tahun 2022.

Hal itu disampaikan langsung Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai meninjau pelaksanaan PPDB di Gedung Dinas Pendidikan Jabar Kota Bandung, Selasa 7 Juni 2022.

Ridwan Kamil mengungkapkan kesiapan sekolah swasta untuk menampung siswa miskin merupakan bagian dari Program Sekolah Swasta Peduli Dhuafa.

Menurutnya kemungkinan akan ada ribuan anak duafa yang nantinya sekolah di swasta dan tidak perlu membayar selama satu hingga tiga tahun.

"Ini gotong royong luar biasa," kata Ridwan Kami.

Ridwan Kamil juga menyampaikan rasa terima kasih kepada ratusan sekolah swasta yang bersedia mengakomodasi dan menggratiskan anak-anak duafa.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil menyatakan, tahun lalu hanya ada satu sekolah swasta yang bersedia mengakomodir siswa tidak mampu, namun pada tahun ini jumlahnya meningkat.

Contohnya tahun ini, kata mantan wali kota Bandung akan ada 21 yayasan dan sekolah swasta yang siap mengakomodasi siswa tidak mampu sebanyak 748 siswa.

"Kalau kita estimasikan dikali dengan 27 kabupaten kota yang ada di Jawa Barat, maka sekarang ratusan sekolah swasta yang ikut dalam program keadilan untuk warga tidak mampu ini," tuturnya.

"Ini luar biasa, saya apresiasi karena masa depan anak kita bukan diurus pemerintah tapi juga swasta," kata Ridwan Kamil melanjutkan.

Pada dasarnya lanjut orang nomor satu di Jabar itu, sudah ada subsidi dari pemerintah untuk siswa yang tidak mampu. Namun pada tahun lalu, sekolah swasta juga ikut membantu menggratiskan siswa tidak mampu.

Editor: Konrad

Sumber: Antara

COMMENTS

BEST MONTH