Berita Pendidikan: Resmi Berdiri Politeknik Gusdurian Purwokerto Hadirkan 3 Program Studi Unggulan

Adanya perasaan gelisah terkait situasi Indonesia dengan adanya isu toleransi dan radikalisme di dunia pendidikan tinggi.

Berita Pendidikan: Resmi Berdiri Politeknik Gusdurian Purwokerto Hadirkan 3 Program Studi Unggulan
Berita Pendidikan: Resmi Berdiri Politeknik Gusdurian Purwokerto Hadirkan 3 Program Studi Unggulan /Foto: RRI


SUARAUMAT.com - Jumlah perguruan tinggi atau lembaga pendidikan yang disebut sebagai bentuk apresiasi terhadap Gus Dur kini bertambah dengan berdirinya Politeknik GUSDURian.

Kampus modern yang menjunjung tinggi nilai-nilai Gus Dur yaitu humanis, pluralis, dan nasionalis.

Politeknik ini diresmikan pada 2 September 2022 oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) RI H Moledoko dan sejumlah tokoh lainnya di antaranya Inaya Wahid, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Banyumas Achmad Husein.

Ketua Yayasan Pendidikan Gusdurian Banyumas, Chumaedi Yusuf menjelaskan keberadaan Politeknik Gusdurian yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan GUSDURian Banyumas (Piguramas) di bawah Badan Pengelola Perguruan Tinggi (BPPT).

“Politeknik ini dirintis sejak November 2019 melalui proses perizinan di Kemendikbud melalui aplikasi online SILEMKERMA dari kementerian dan baru turun izin operasional pada tanggal 5 Juli 2022 dengan SK Mendikbud No.190/D/OT/2022,” ujar Chumaedi kepada NU Online, Sabtu (17/9/2022).

Chumaedi menjelaskan ada tiga program studi yang dibuka di politeknik tersebut yakni program studi administrasi pemerintah daerah/desa (APD), program studi bisnis digital (BDG), dan program studi kebijakan dan manajemen pajak (KMP).

Ketiga prodi ini untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya dengan gelar akademik Sarjana Terapan.

Chumaedi menerangkan setidaknya ada tiga yang melatarbelakangi berdirinya perguruan tinggi ini. Pertama, adanya gap keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia usaha, industri dengan lulusan sarjana akademik (universitas).

Kedua, adanya perasaan gelisah terkait situasi Indonesia dengan adanya isu toleransi dan radikalisme di dunia pendidikan tinggi.

Ketiga, keinginan untuk menciptakan generasi yang terampil dan profesional di bidangnya masing-masing yang menjunjung tinggi nilai-nilai GUSDURian.

Saat ini Politeknik GUSDURian yang berlokasi di Jalan Merdeka Nomor 23 Kota Purwokerto Jawa Tengah membuka penerimaan mahasiswa baru.

Sementara proses belajar mengajar perdana akan dimulai pada 10 Oktober 2022 dengan jumlah dosen pengajar sebanyak 15 orang, 135 sks, 46 mata kuliah, dan 8 semester.

Beberapa fasilitas di Politeknik GUSDURian ini telah disiapkan terdiri dari ruang dosen, ruang direktorat dan biro, ruang kelas, perpustakaan, laboratorium multimedia, laboratorium perpajakan, dan laboratorium tata kelola pemerintahan daerah.

Putri bungsu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Inaya Wahid mengatakan kini sudah ada tiga perguruan tinggi atau institusi pendidikan yang dinamai sebagai bentuk penghargaan kepada Gus Dur.

Di antaranya UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Abdurrahman Wahid Tegal, dan Politeknik GUSDURian Purwokerto.

“Harapannya ini bukan terakhir ketika banyak perguruan tinggi dan institusi pendidikan menggunakan nama Gus Dur. Bukan sekadar menggunakan nama atau gaya-gayaan melainkan ada sesuatu yang jauh lebih besar bahwa ada janji yang harus ditepati sebagaimana harapan keluarga dan teman-teman jaringan gusdurian untuk meneruskan atau menjadi legacy dari nilai dan karakter yang selama ini di bawa oleh Gus Dur,” kata Inaya saat menghadiri peresmian Politeknik GUSDURian, Jumat (2/9/2022).*** 

(Suci Amaliyah/Nu.or.id)

COMMENTS

BEST MONTH